Simple Template For Entertainment News


Tempat Informasi Kegiatan Kader DPC PKS Gajahmungkur


GALLERY


Tampilkan postingan dengan label Ahmadi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ahmadi. Tampilkan semua postingan

Kamis, 08 Juli 2010

PKS : penerapan aturan Mendagri tentang pemberian senjata api (senpi) bagi Satpol PP tidak tepat diterapkan di Semarang


SUARAMERDEKA-BALAI KOTA- DPRD Kota Semarang menolak aturan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tentang pemberian senjata api (senpi) bagi Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Wakil Ketua DPRD Kota, Ahmadi mengatakan, penerapan aturan Mendagri tersebut tidak tepat diterapkan di Semarang. Kalau secara normatif regulasi berarti diperbolehkan, tetapi pengunaan senpi bagi Satpol PP tidak diterima dan belum saatnya dilakukan di sini.

Terpenting yang dilakukan pemkot melalui Satpol PP adalah dengan menggunakan pendekatan persuasif kepada masyarakat, bukan dengan cara kekuatan atau kekuasaan.

”Pendekatan dengan model kekuasaan dan kekuatan tidaklah tepat. Kalau ini dilaksanakan akan terjadi gelojak di masyarakat. Pemerintahan baru Kota Semarang nanti saya harap tidak melaksanakan aturan itu,” kata Ahmadi di Balai Kota, Rabu (7/7).

Seperti diketahui, Kemendargri mengeluarkan aturan Permendagri No 26 tahun 2010 tentang penggunaan senjata api bagi Satpol PP. Permendagri ini sebagai tindaklanjut Peraturan Pemerintah (PP) No 6 tahun 2010 tentang Polisi Pamong Praja, khususnya Pasal 24 yang mengamanatkan anggota Satpol PP dalam pelaksanaan tugas operasionalnya dapat dilengkapi dengan senjata api.

Senpi yang digunakan bisa gas air mata berbentuk pistol, revolver, senapan yang dapat ditembakkan dengan peluru gas atau peluru hampa, stik, dan senjata kejut listrik berbentuk stick dengan menggunakan aliran listrik.
Siap Melaksanakan
Ahmadi menduga aturan Kemendagri tersebut dilatarbelakangi kejadian di Makam Mbah Priok, Jakarta, beberapa waktu lalu. Menurut dia, situasi Kota Semarang selama ini relatif kondusif. Kalau ada sebagian masyarakat yang unjuk rasa terhadap kebijakan pemkot, masih wajar dan dapat dikendalikan.

”Kalau tidak ada kecocokan lebih memilih cara mediasi. Jika pemkot mengajukan anggaran APBD untuk penggunaan senpi, kami akan pertanyakan alasan pengajuannya. Kenapa, apa latar belakangnya, berdasarkan pengalaman kasus apa? Saya pikir saat ini tidak alasan untuk menggunakan senpi,” tegasnya. Sriyono, Wakil Wali Kota DPRD, juga sependapat penggunaan senpi bagi Satpol PP di Kota Semarang belum perlu dan tidaklah tepat.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Kota Semarang, Tri Supriyanto mengatakan, kalau aturan dari pusat itu sudah diberlakukan, disosialisasikan, dan harus diikuti pihaknya siap untuk melaksanakannya.

Apalagi jika itu sudah menjadi instruksi dari Pemerintah Pusat. ”Setiap aturan dari pusat tidak sembarangan dikeluarkan. Pasti sudah dikaji betul dan melalui pembhasan dari rapat dengar pendapat atau forum-forum lain,” kata dia.

Dijelaskan, penggunaan senpi oleh Satpol PP Kota Semarang bukan sesuatu yang baru. Pada 2006 lalu pemkot pernah menganggarkan dana APBD untuk penggunaan Senpi sebesar Rp 100 juta. Namun penggunaan senpi tidak jadi, karena surat permohonan persetujuan ke Mabes Polri tidak keluar.

Anggaran yang sudah dialokasikan dikembalikan. Jika masyarakat tidak setuju, dia juga tidak masalah. ”Kami tidak minta, itu kan aturan dari pusat. Tapi kalau memang disetujui ya kami akan mengajukan anggaran ke APBD lagi. Dasarnya pengajuan aturan Kemendagri itu.” (H21,H37-16)
READ MORE >>

Selasa, 13 April 2010

Harini-Ari Kerahkan Massa

SEMARANG - Pasangan calon wali kota dan wakil wali kota, Harini-Ari berorasi politik di hadapan massa pendukungnya. Minggu (11/4), kesempatan kampanye dimanfaatkan untuk pengerahan massa di Lapangan Olahraga Pegandan, Sampangan. Ribuan pendukung pasangan calon nomor urut 2 itu memadati lapangan dengan terus meneriakkan yel-yel.

Harini Krisniati menegaskan, waktu pemilihan yang tinggal tujuh hari lagi, perlu dipastikan figur calon wali kota yang layak pilih. ”Pesan kepada seluruh kader, pastikan kepada warga bahwa pilihan yang paling tepat untuk memimpin Kota Semarang adalah pasangan Harini-Ari,” katanya.

Meski kampanye berada di Zona V yang meliputi Kecamatan Gunungpati, Gajahmungkur, dan Mijen, massa yang datang dari seluruh penjuru Kota Semarang. Sebagian besar massa yang datang merupakan kader militan, baik dari PKS maupun Gerindra.

Ketua Tim Sukses Koalisi Merah Putih Gerindra PKS, Ahmadi meminta seluruh kader untuk menggiatkan gerakan ke rumah-rumah untuk menyampaikan kepada warga. ”Kami kerja 24 jam untuk berkunjung ke rumah-rumah. Jangan sampai lengah sedikitpun. Gerakan ini harus betul-betul maksimal,’’ tandasnya. (H22-18)



READ MORE >>

Senin, 08 Maret 2010

Elektabilitas Harini-Ari Terdongkrak

(SUARAMERDEKA)- Imbas direct selling dan sosialisasi yang dilaksanakan tim pemenangan Harini Krisniati-Ari Purbono melonjakkan elektabilitasnya pasangan calon wali kota dan wakil wali kota tersebut.

Survei yang digalang internal mereka, tingkat keterpilihan pasangan itu mencapai 38%. Padahal survei yang sama pada awal Maret 2010, angka yang diperoleh hanya 12%.


Ketua Tim Sukses Koalisi Merah-Putih, Ahmadi menegaskan, survei dilaksanakan di seluruh wilayah Kota Semarang dengan 400 responden.

’’Baliho besar kami memang sedikit, hanya 12 titik, tapi alhamdulillah hasil survei kami justru menunjukkan ada lonjakan tajam,’’ katanya, di sela-sela pelantikan Tim Sukses 16 kecamatan dan 177 kelurahan serta tingkat TPS di Posko Pemenangan Harini-Ari Jl Sriwijaya, Minggu (7/3).

Ahmadi memaparkan, evaluasi direct selling telah mengunjungi 7.419 rumah. ’’Kami memang sengaja mendatangi satu per satu rumah mensosialisasikan pasangan Harini-Ari.’’

Tim Sukses

Upaya lain yang juga digalang yakni, tim sukses tingkat TPS. Sebagai tempat pencoblosan, maka tiap-tiap TPS diterjunkan sejumlah orang. ’’Akan ada 17 orang per TPS yang bekerja. Mereka terdiri atas unsur pemuda, perempuan, tokoh masyarakat dan petugas yang bekerja pada hari H yakni saksi dan keamanan. Tim TPS kami telah terbukti bekerja solid dalam pemilu yang telah dilaksanakan,’’ katanya.

Harini, calon wali kota menyampaikan, usaha keras memang perlu digenjot menuju pencoblosan. Selama ini Koalisi Merah Putih yang terdiri dari Partai Gerindra dan PKS merupakan gabungan solid, tanpa ada isu perpecahan. (H22-18)
READ MORE >>

Minggu, 07 Maret 2010

Pedagang pasar minta Harini jadi Srikandi


Wawasandigital-Selain melakukan silaturahmi kepada para sesepuh pejuang Kota Semarang, Selasa (2/3) kemarin, hari ini, Rabu, (3/3), pasangan Harini Krisniati-Ari Purbono melanjutkan silaturahmi ke pasar-pasar tradisional di Semarang.Pasar Waru menjadi kunjungan pertama silaturahminya. Dalam kunjunganya, dihadapan sekitar 200 pedagang, Harini menyalami masing-masing pedagang yang tersebar di lapak-lapak daganganya.Tuminah, penjual ikan, saat gilirannya berjabat tangan dengan Harini mengatakan, dirinya sangat simpati kepada Harini yang menyempatkan mengunjungi lapaknya.

’’Ampun lali wargane nggih,bu?’’ pesan Tuminah kepada Harini untuk tidak melupakan warganya seandainya terpilih menjadi pemimpin Semarang pada Pemilihan Walikota (Pilwalkot) pada 18 April mendatang.

Selain Tuminah, Yusri, bakul bumbon di Pasar Waru juga menyatakan bangga dengan adanya calon pemimpin dari kalangan perempuan.

Menurutnya, majunya calon perempuan berarti ada kemajuan dari kaum ibu. ’’Jangan semua pria, jadilah Srikandi,’’ kata Yusri semangat.

Hal senada juga diungkapkan salah seorang pedagang di Pasar Regol, Bugangan, Daryanti, pedagang sayur di pasar tersebut mengaku bersemangat karena ada calon perempuan.

Waliyah, anggota PKL Bugangan tersebut mewakili sekitar 110 pedagang di Pasar Regol mengatakan, agar Harini memberikan bantuan modal kepada sejumlah pedagang.

Beragam masalah
Dari Pasar Regol, pasangan yang diusung PKS-Gerindrqa melanjutkan kunjungannya di Pasar Dargo. Di Pasar yang terkenal sebagai pusat beras tersebut, salah seorang petugas pasar, Budiharjo mengungkapkan, saat ini pasar tersebut sepi, karena sekarang banyak produsen beras yang langsung menjualnya ke konsumen dan distributor.

Menurutnya, dengan komunikasi yang semakin canggih, memudahkan para produsen menyalurkan dagangannya langsung kepada konsumen tanpa melalui pasar. Ia berharap kepada Harini, sebagai calon pimpinan, untuk memperhatikan kondisi sejumlah pedagang di Pasar Dargo.

Sementara itu, Ahmadi ketua tim sukses Harini-Ari mengatakan, kunjungan ke pasar-pasar tradisional dilakukan guna mengetahui masalah yang terjadi di sejumlah pasar tradisional di Semarang.

Menurutnya, keberadaan pusat-pusat perbelanjaan, selama iniÁ masih dikambing hitamkan oleh para pedagang pasar tradisional.

"Karena ternyata problem di pasar-pasar tersebut sangat beragam, oleh sebab itu kami mengunjungi pasar-pasar tradisional ini agar memberikan penilaian yang lebih objektif," katanya.iik/hid-Yn

READ MORE >>

Sabtu, 06 Maret 2010

Harini Disambati Pedagang Pasar

SEMARANG (JawaPos)- Salah satu lokasi yang 'wajib' dikunjungi para calon wali kota dan wakil wali kota untuk menarik simpati warga adalah pasar tradisional. Seperti yang dilakukan calon wali kota yang diusung Koalisi Merah Putih, Harini Krisniati.

Kemarin (3/3), mantan Plt Sekda ini berkunjung ke tiga pasar tradisional, yakni Pasar Waru, Pasar Regol dan Pasar Dargo. Seperti biasa, satu-satunya perempuan yang nyalon wali kota ini menjadi tempat berkeluh kesah para pedagang.


"Jalan depan pasar mbok didandani, Bu! Biar saya ndorong gerobaknya enak," keluh Lasmi, 47, pedagang sayur di Pasar Regol.

Pedagang lain, Rahayu, 39, menginginkan pemerintah lebih memperhatikan pedagang pasar agar tidak kalah oleh supermarket. "Pasarnya diperbaiki ya Bu, dan supermarket jangan boleh berdiri dekat sini, nanti kami ndak laku," katanya.

Harini pun mendengarkan segala keluh kesah pedagang tersebut dengan seksama. Dia bahkan tak ragu berbincang akrab sembari sesekali memegang amisnya ikan segar atau bumbu dapur yang menyengat.

Sikapnya yang familiar itu tentu saja membuat pedagang merasa tak berjarak. Perbincangan pun diselingi guyonan yang hangat dan akrab.

"Kalau terpilih, beri kami modal gratis ya, Bu! Kalau tidak nanti tak datangi ke balaikota," ucap Waliyah, pedagang Pasar Regol disambut tawa pedagang yang lain.

Harini mengatakan, saat ini pemkot sedang menggodog masterplan pasar, baik modern maupun tradisional. Dengan perencanaan itu, maka akan ada garis dan ketentuan yang jelas perkembangan pasar agar tidak saling mematikan.

"Pasar modern dibutuhkan karena masyarakat kota yang praktis dan serbacepat. Sementara warga kota lain butuh pasar tradisional untuk sekalian bersosialisasi. Keduanya sama-sama penting dan harus ditata agar sama-sama berkembang pesat," katanya.

Ketua Tim Sukses Harini-Ari, Ahmadi menambahkan, pihaknya sengaja mengunjungi pasar tradisional untuk lebih mengetahui persoalan yang ada. Selama ini maraknya pusat perbelanjaan seringkali menjadi kambing hitam menurunnya pasar tradisional, padahal belum tentu demikian.

"Makanya kita kesini agar memiliki penilaian lebih objektif. Dan ternyata problem pasar tradisional sangat beragam," kata Ahmadi. (dib/aro)


READ MORE >>

Rabu, 24 Februari 2010

Dipandu Hanoman dan Cakil daftar ke KPU


PINDRIKAN KIDUL- Wawasan - Pasangan Harini-Ari Purbono mengembalikan formulir ke KPU Kota Semarang, Selasa (23/2). Proses pengembalian ini terbilang unik karena pasangan yang memasang slogan Rindu Semarang Berubah ini, mengajak serta para pelaku seni. Bahkan sebelumnya, didampingi tim suksesnya menyempatkan diri berdialog dengan pedagang di Pasar Bulu. Selanjutnya dengan melakukan iring-iringan, mereka berjalan ke Gedung Pandanaran tempat kantor KPU berada. Dari pasar Bulu, Harini-Ari diarak menuju KPU dengan ditandu oleh para Hanoman dan Cakil serta Prajurit Semarangan.

Hanoman direpresentasikan sebagai perlambang dari kesatria yang merupakan karakter yang harus dimiliki seorang pemimpin. Sedangkan Cakil atau Dinaya Karya, melambangkan watak angkara murka, rakus dan serakah.

Ditemui oleh Ketua KPU Hakim Djunaedi didampingi anggota Henry Wahyono dan Joko Santosa, rombongan dipimpin oleh Ketua Tim Sukses Koalisi Pelangi, Achmadi. Tampak pula dalam rombongan beberapa anggota dewan seperti Gunadi Susetyo, Agung Budi Margono, Johan Rifai, M Afif dan Saryadi serta Hermawan Sulis, sekretaris DPC Gerindra Kota Semarang.

Hakim menyatakan menerima pendaftaraan pasangan calon ini karena sudah memenuhi kriteria dan syarat pendaftaraan yang ada. ’’Mereka menggunakan sistem perolehan kursi yakni gabungan antara kursi Gerindra dan PKS di DPRD berjumlah total 10 kursi. Ini sudah cukup untuk menjadi syarat pendaftaraan sesuai dengan dengan UU Pemilu tahun 2009,’’ terangnya.

Ketua Tim Sukses Ahmadi menambahkan, pihaknya menargetkan meraih 400 ribu suara dalam Pilwalkot 18 April mendatang. Untuk itu, segala persiapan telah dilakukan untuk mengantarakan Harini-Ari menuju kursi Walikota-Wakil Walikota Semarang 2010-2015.

"Pokoknya kita siap lahir dan batin dan semoga rakyat Semarang meridloi ikhtiar kita bersama," tandasnya.

Harini Krisniati menambahkan, sejak Senin kemarin, dirinya telah mengundurkan diri jabatan Plt Sekda Kota Semarang dan Kepala Dinas Sosial Pemuda dan Olahraga (Dinsospora) dan hal itu sudah seizin dan diberi restu oleh Walikota Sukawi Sutarip. Dengan demikian, tidak ada masalah lagi jika dirinya melakukan kampanye di jam kerja sebagai PNS demi kemenangannya dalam Pilwakot ini.

"Saya sudah meletakkan jabatan saya, hanya saja masih ada beberapa pekerjaan yang harus saya selesaikan, karena itu merupakan tanggung jawab saya. Setelah ini, saya bisa all out dalam kampanye dan pemenangan Pilwalkot," katanya. hid-Yn

READ MORE >>

Harini-Ari Targetkan 50% Suara


TUGUMUDA-Harini Krisniati, calon wali kota dari Koalisi Merah Putih Partai Gerindra dan PKS siap all out dalam kampanye dan pemenangan Pilwalkot 2010.

Hal itu ditegaskan seusai pendaftaran di KPU yang telah dinyatakan lolos, Selasa (23/2), calon yang maju bersama Ari Purbono sebagai calon wakil wali kota tersebut.

Jabatan Harini sebagai Plt Sekda Kota Semarang dan Kepala Dinsospora telah dilepasnya, meski masih ada beberapa tugas yang harus diselesaikan terlebih dulu.

’’Kami sudah siap untuk pemenangan Pilwalkot. Kami mohon doanya,’’ katanya, kepada wartawan.

Ketua Tim Sukses Ahmadi mengatakan, persiapan untuk menuju langkah pemenangan telah digalang. Setidaknya, koalisi itu menargetkan mampu mendulang suara hingga 400 ribu suara atau 50% dari jumlah pemilih.

’’Target ini sudah kami perhitungkan dan kami siap meraihnya,’’ tegasnya.
Saat pendaftaran di KPU, Harini-Ari beserta tim diterima KPU yang dipimpin M Hakim Junaidi.

Hakim menandaskan bila pendaftaran Harini-Ari telah memenuhi syarat. PKS yang memiliki 6 kursi dan Gerindra yang meraih 4 kursi di DPRD telah melampaui batas minimal 8 kursi sebagai prasyarat pengusungan balon walikota-wakil walikota.

’’Seluruh syarat telah dipenuhi, dan dengan demikian saya nyatakan pendaftaran sah,î kata Hakim, yang disusul tepuk tangan seluruh hadirin.

Proses pendaftaran Harini-Ari kemarin berlangsung meriah. Mengawali start dari Pasar Bulu, keduanya menuju kantor KPU dengan cara ditandu.
Sepanjang perjalanan, iring-iringan yang dengan aksi kuda lumping tersebut mampu menarik perhatian para pengguna jalan.

Cabut Status

Di saat bersamaan, KPU mencabut status ’’diterima dengan catatan’’ pendaftaran yang dilakukan oleh pasangan Bambang Raya-Kristanto yang diusung oleh Partai Golkar dan Aliansi 13 Parpol Nonparlemen.

Pencabutan dilakukan setelah KPU menerima kiriman faksimili berupa salinan surat dari DPP PDS yang berisi rekomendasi berkoalisi dengan Golkar dan klarifikasi ketua DPC yang sah.

’’Atas hasil klarifikasi tersebut kami menyatakan pendaftaran Bambang Raya-Kristanto dari Partai Golkar sekarang menjadi sah,’’ katanya.
Diberitakan sebelumnya, KPU menyatakan menerima pendaftaran namun masih bersifat sementara. Pasalnya, PDS terdapat dualisme kepemimpinan.

Di sisi lain, pengesahan KPU itu belum berarti Golkar bernafas lega. Pasalnya Aliansi 22 parpol menyebut ada dukungan 8 dari 13 parpol yang berkoalisi dengan Golkar itu palsu.

Aliansi beralasan ke-8 parpol itu diklaim telah mendukungnya untuk mengusung Mur Aris Sutoto beserta wakilnya.
Bahkan, Sabtu (20/2), ketua ke-8 parpol yang terdiri atas PDS, PKPI, Barnas, PMB, PNBKI, PPD, Partai Keadilan, PPI, dan PKDI dilaporkan ke kepolisian. (H22,H54-87)

READ MORE >>

Selasa, 23 Februari 2010

Hari ini pasangan Harini-Ari mendaftar di KPUD


suaramerdeka-SEMARANG- Setelah pasangan calon Bambang Raya Saputra - Kristanto dan Mahfudz Ali - Anis Nugroho Widharto mendaftar ke KPU, pasangan Harini Krisniati-Ari Purbono juga segera menyusul. Pasangan calon wali kota dan wakil wali kota yang diusung koalisi Partai Gerindra dan PKS berencana berangkat mendaftar ke KPU, Selasa (23/2) ini.

Langkah keduanya yang kian mantap ikut Pilwalkot 2010 ini terlihat lancar, tanpa ada konflik berarti, seperti halnya pasangan calon yang lain. Koordinator Tim Sukses Koalisi Merah Putih Gerindra-PKS, Ahmadi menandaskan, kedua partai pengusung itu telah sepemaham untuk berjuang bersama memenangkan pasangan Harini-Ari. Berkas-berkas pendaftaran telah siap, tinggal diserahkan ke KPU. ‘’Semua sudah siap. Insya Allah kami mendaftar besok (hari ini-Red),’’ katanya.


Dalam perjalanan ke KPU, nantinya juga dimeriahkan karnaval pergelaran seni rakyat semarangan. Arak-arakan kesenian berupa prajuritan, hanoman, dan raksasa wayang itu mulai dari Pasar Bulu dan melintas di Tugu Muda pukul 15.30.

‘’Kami memang ingin membuat pendaftaran pasangan calon wali kota dan wakil wali kota lebih meriah. Ini sekaligus sarana sosialisasi ke masyarakat,’’ paparnya.
Farchan Besok Terpisah, Jubir Koalisi Pelangi, Agung Purno Sarjono berencana akan mendaftarkan pasangan calon M Farchan dan Dasih Ardiyantari ke KPU, Rabu (23/2). ‘’Kami sudah menyelesaikan persoalan administrasi pendaftaran,’’ katanya.

Agung mengatakan, Koalisi Pelangi yang terdiri dari PAN, PKB, dan PPP, setelah deklarasi pasangan, meneruskan pada jaringan dan simpul-simpul partai hingga struktur tingkat bawah.Di samping itu, juga membentuk tim sukses dari tingkat kota hingga kelurahan. Menurut dia, ini adalah langkah awal, dan masih perlu langkah-langkah sistemik dan strategis ke depan sampai dengan penyiapan tim pemenangan tiap TPS termasuk saksi-saksi. ‘’Pokoknya kami siap sampai saat pemilihan 18 April mendatang,’’ tandasnya. (H22,H54-18)
READ MORE >>

Sabtu, 20 Februari 2010

PKS : Pengobatan Pujiono Ditanggung Pemerintah


AHMAD Pujiono (6 bulan), bayi yang terlahir tanpa hidung mengetuk keprihatinan para petinggi yang duduk di DPRD Kota Semarang.

Bahkan, Wakil Ketua DPRD Kota Semarang, Ahmadi, berencana untuk menggalang dana demi kesembuhan buah hati pasangan Suparni (34) dan Ratman (33), warga Jerudang RT 03 RW 03 Kelurahan Gondoriyo itu.


Rabu (17/2) lalu, Ahmadi menjenguk Pujiono yang masih tergolek lemah di RSUD Tugu, lantaran diare berkepanjangan. Bayi malang itu sempat meneteskan air mata serupa nanah di kedua ujung matanya.

”Memang, jika dia merasa kesulitan bernafas, matanya selalu mengeluarkan air mata yang warnanya kuning, sedikit mengental seperti nanah,” kata Ratman sembari menyeka air yang hampir menetes ke pipi putra keduanya itu.

Ahmadi kemudian menatap lekat bola mata Pujiono yang juga tumbuh tak sempurna. Mulut anak itu hampir tak pernah mengatup karena hanya celah mulut mungilnya yang saat ini membantunya bernafas.

”Saya sangat prihatin dengan keadaan Pujiono yang masih seumuran dengan anak bungsu saya itu. Kami akan berusaha membantu dengan seluruh potensi yang ada. Kami juga akan mengupayakan penggalangan donasi untuk membantu kesembuhan Pujiono,” ujar Ahmadi seusai menjenguk Pujiono .

Ratman sempat menemui jalan buntu saat akan mengurus Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) untuk membantu biaya pengobatan hidung anaknya itu. Menurutnya, setelah penderitaan anaknya diberitakan di media, instansi-instansi bersangkutan kemudian memberikan kemudahan.

Di hari yang sama, Wakil Ketua Komisi D Kota Semarang, Suryanto beserta Anggota Komisi D, M Rukiyanto, pun turut menjenguk Pujiono yang masih dirawat di Ruang Melati RSUD itu.

Keterbatasan Alat

Keterbatasan prasarana Computed Tomography Scanner (CT-Scan) di RSUD Tugu, membuat RS tersebut terpaksa akan merujuk Pujiono ke RSUP Dokter Kariadi untuk segera dilakukan operasi pembuatan lubang hidung.

Menurut dokter spesialis anak RS Tugu, dokter Djoko Sugiharto, operasi tersebut dapat dilakukan jika diare yang dialami pasiennya itu sudah sembuh.
”Panas dan sariawannya sudah berangsur membaik, sekarang tinggal penyembuhan diarenya.

Setelah itu barulah kami membuat rujukan ke RSUP Dokter Kariadi untuk segera dilakukan operasi pembuatan lubang hidung serta tulang hidung yang tidak dimiliki Pujiono,” papar dr Djoko.

Sementara pemeriksaan bola mata Pujiono yang juga tumbuh tidak sempurna, dapat dilakukan setelah proses operasi hidung buatan itu rampung. ”Bola mata yang tumbuh menyempit itu juga membuat penglihatannya terganggu.” (Diantika Permatasari-87)
READ MORE >>

Senin, 15 Februari 2010

Pilwalkot Semarang Diprediksi Dua Putaran


SEMARANG TENGAH- Ketua Koalisi Merah-Putih, Ahmadi memperkirakan Pilwalkot April mendatang bakal berlangsung ketat. Hingga Minggu (14/2) kemarin, sudah ada tiga pasangan calon yang resmi mendeklarasikan diri. Jika menilik kekuatan politik yang ada, jumlah tersebut masih mungkin untuk bertambah dua, sehingga paling tidak ada lima pasangan calon yang akan bertarung.

Tambahan dua pasangan tersebut berasal dari Koalisi Pelangi (PAN, PKB dan PPP) serta Golkar yang dikabarkan berhasil menggandeng partai-partai kecil.


’’Dengan konstelasi politik seperti ini, kami memperkirakan Pilwalkot berlangsung dalam dua putaran. Karena itu, kami akan melakukan persiapan sejak awal,’’ kata Ahmadi.

Hingga kemarin, tiga pasangan yang sudah mengukuhkan diri maju dalam pertarungan adalah Mahfudz AliñAnis Nugroho (Manis) yang diusung Partai Demokrat. Disusul, Harini KrisniatiñAri Purbono dari Koalisi Merah-Putih yang merupakan gabungan dari Gerindra dan PKS. Terakhir, pasangan SoemarmoñHendi Hendrar Prihadi yang diusung PDI Perjuangan.

Menghadapi persaingan yang diperkirakan berlangsung ketat, Koalisi Merah-Putih dikatakan Ahmadi terus melakukan konsolidasi. Selain akan memaksimalkan mesin partai, pihaknya terus membentuk tim sukses di seluruh kecamatan.

’’Kami menargetkan dalam pekan ini tim sukses di seluruh kecamatan dapat terbentuk. Mereka akan menjadi ujung tombak dalam mensosialisasikan Harini-Ari kepada masyarakat,’’ kata Ahmadi yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kota Semarang ini.

Sosialisasi diakui Ahmadi menjadi fokus perhatian pihaknya dalam beberapa hari terakhir ini. Termasuk acara peringatan HUT Gerindra ke-2 yang berlangsung Minggu, (14/2) kemarin, pihaknya juga memanfaatkan untuk meraih dukungan masyarakat.

Koalisi Pelangi

Sementara itu ketika beberapa partai sudah mulai mendeklarasikan pasangannya, Koalisi Pelangi hingga kemarin masih belum terlihat tanda-tanda menyusul. Koordinator Koalisi Pelangi (PAN, PKB, PPP) Djunaedi mengatakan, pihaknya masih konsolidasi internal. ’’Kami bukannya diam, sosialisasi tetap terus kami. Sambil terus mencari figur wakil wali kota yang memiliki elektabilitas tinggi,’’ kata Djunaedi.

Diakui, pihaknya saat ini telah mengantongi sejumlah nama yang nantinya akan disandingkan dengan M Farchan. ’’Kami pastikan, sebelum hari pertama pendaftaran, sudah menetapkan pasangan yang akan diusung,’’ pungkasnya. (H54-18)

READ MORE >>

Bingkai Kehidupan

"Save Palestine" Demonstration in Semarang

"Save Palestine" Demonstration in Semarang
Semarang, 21 Maret 2010

Mars PKS

Mars Partai Keadilan SEJAHTERA - Watch more Videos at Vodpod.

Harapan Masih Ada

Aktifitas Aleg DPRD Kota Semarang


Ketua DPC dan Ketua Kaderisasi DPC PKS Gajahmungkur

Ketua DPC dan Ketua Kaderisasi DPC PKS Gajahmungkur
Evendi Sunarko, SPd dan Sutopo, SE

Sekretariat DPC

Dewan Pengurus Cabang
Partai Keadilan Sejahtera
Kecamatan Gajahmungkur Kota Semarang
Jl. Menoreh Utara I/7 Semarang-Jawa Tengah
Telp (024)8501042

Jadwal Sholat

 

Copyright © 2009 by DPC PKS Gajahmungkur Rindu Semarang Berubah Powered By Blogger Design by PKSGM-Team