Simple Template For Entertainment News

Tempat Informasi Kegiatan Kader DPC PKS Gajahmungkur

GALLERY

Senin, 25 Januari 2010

Sistem kependudukan Indonesia, Korea,dan Facebook


Kita tahu bahwa struktur keragaman masyarakat Indonesia sangat kompleks, jika dilihat secara horizontal memiliki kenyataan adanya kesatuan-kesatuan sosial berdasarkan perbedaan suku bangsa, agama, adat istiadat, dan primordialisme. Dan secara vertikal,adanya perbedaan vertikal antara lapisan atas dan bawah.

Dari kenyataan ini tentu menjelaskan betapa sulitnya membangun negara ini jika tanpa adanya sistem administrasi kependudukan yang terintegrasi dengan baik.

Karena kenyataannya hingga saat ini belum memiliki satu sistem administrasi kependudukan yang tertib dan dapat menunjang pelayanan, perlindungan, dan pemenuhan hak-hak dasar masyarakat.alias masih semrawut , meskipun segala macam cara dan sistem sudah pernah dicoba, dari SIMDUK, dan SIM-sim yang lainnya, tapi masih belum memberikan solusi yang memuaskan

Ditambah lagi faktor lajunya pertambahan penduduk yang tak terkendali dan buruknya administrasi ketatanegaraan dan kependudukan Indonesia telah memicu banyak hal, seperti masalah sosial, yang tidak diharapkan, antara lain : meningkatnya kejahatan akibat kemiskinan, kepemilikan kartu identitas (KTP) ganda, dan bahkan hak suara ganda saat pemilihan umum, termasuk KTP ganda seperti pemilu 2009 lalu.

Sementara di negara maju, sistem kependudukan sangat bagus. Setiap penduduk yang baru lahir, sudah mendapatkan nomor induk penduduk, yang berlaku secara menyeluruh, dan terintegrasi. Jika ingin mengetahui indentitas seseorang, cukup mengakses nomor induknya. Tapi informasi ini tidak sembarang orang boleh mengaksesnya, ada aturannya.

Itu kalau di negara yang sudah maju. Sebagai contoh negara Korea Selatan, negara ini menerapkan sistem informasi terintegrasi dengan sangat baik. Semua sistem terintegrasi dengan server utama.... Jangankan untuk membuat kartu identitas ganda, bahkan ketika kita membuat sebuah kartu diskon belanja pun identitas kita harus sesuai dengan database yang tersimpan di server kependudukan. Jika data tidak sesuai, tentunya aplikasi kita akan ditolak

Ngelirik Negara Facebook
Facebook, sebuah situs jaringan sosial terbesar di dunia saat ini, sampai saat ini telah memiliki anggota sekitar 350 juta orang dan akan terus bertambah. Masalah kehebatan sistem administrasi jangan ditanya lagi, belum pernah terdengar ada pejabat facebook yang korupsi ataupun mencuri aset kekayaan negara online ini .
Penduduk negara facebook dari berbagai macam Ras, Agama,Status sosial, Etika dan Budaya, tapi belum pernah terdengar ada konflik antar budaya di negeri facebook ini

Memikirkan Negara Indonesia
Jika kita bandingkan, penduduk Indonesia memiliki jumlah penduduk lebih sedikit dari penduduk Facebook, yaitu sekitar 230 juta jiwa

Jika Facebook dan juga Korea Selatan berhasil menerapkan sebuah sistem informasi terintegrasi dengan baik, kenapa tidak dengan Indonesia?
Referensi :beritanet.com

BTW gimana kabarnya kartu tanda penduduk (KTP) dengan Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) sekarang, atau KTP online itu... masih jalankah?

politikana.com

Comments :

0 komentar to “Sistem kependudukan Indonesia, Korea,dan Facebook”

Poskan Komentar

 

Copyright © 2009 by DPC PKS Gajahmungkur Rindu Semarang Berubah Powered By Blogger Design by PKSGM-Team