Simple Template For Entertainment News


Tempat Informasi Kegiatan Kader DPC PKS Gajahmungkur


GALLERY


Sabtu, 05 Desember 2009

PKS Juga Dekati Gerindra

SEMARANG- Keluar dari Koalisi Pelangi (PAN, PKB, dan PPP), bukan berarti petaka bagi Partai Gerindra. Partai pimpinan Prabowo Subianto ini malah jadi rebutan sejumlah partai untuk diajak berkoalisi. Jika sebelumnya Golkar menyatakan keinginannya menggandeng, kini PKS menyatakan hal serupa.

Bahkan pertemuan resmi yang dibungkus silaturahmi sudah dilakukan antara PKS dan Gerindra. Politisi PKS yang digadang-gadang menjadi calon wakil wali kota, Ahmadi, mengatakan, pihaknya telah bertemu dengan perwakilan Gerindra pada Rabu (2/12) lalu. "Saya, dan Ketua DPD PKS Kota Semarang (Johan Rifai) silaturrahmi ke kantor Gerindra," katanya.

Menurut Ahmadi, pihak Gerindra diwakili oleh Plh Ketua DPC Gerindra M Agus Priyadi, Sekretaris Himawan Sulis Sunarko, Tim 9 Gerindra, dan dua anggota DPRD Kota asal Gerindra: Saryadi dan Gunadi Susetyo. "Intinya, dalam silaturrahmi tersebut kita membicarakan peluang kerja sama mengusung pasangan calon," tutur Ahmadi.

Dari hasil pertemuan, menurut Ahmadi, peluang koalisi PKS-Gerindra cukup besar. Hal itu didasarkan persamaan partai yang hingga kini belum memiliki sejarah kelam dalam menata pemerintahan.

Ketua DPD PKS Kota Semarang Johan Rifai menambahkan, persamaan lainnya antara PKS dengan Gerindra adalah semangat perubahan yang dimiliki kedua partai.

Perubahan tersebut bukan sekedar perubahan, tapi sama-sama memiliki visi-misi ke depan mengubah pemerintahan yang lebih baik lagi. Itulah titik temu antarkedua partai tersebut.

Apalagi jika dihitung secara kursi di DPRD Kota, PKS yang memiliki 6 kursi dan Gerindra yang mendapatkan 4 kursi, maka kolaborasi keduanya sudah pasti mampu mengusung calon wali kota-wakil wali kota sendiri. Jumlah kursi keduanya yang 10 kursi sudah melebihi ketentuan KPU yang mematok 8 kursi.

Namun, meski memiliki kursi lebih banyak, menurut Johan, PKS tetap tidak akan memaksakan kadernya duduk sebagai bakal calon wali kota. "Target PKS seperti yang diamanahkan musda adalah wakil wali kota. Namun, kalau pun kemudian hasil koalisi, Gerindra meminta agar posisi calon wali kota diisi PKS, ya mau tidak mau," katanya.

Johan menyadari, setelah menyatakan diri belum bergabung dengan Koalisi Pelangi, Gerindra getol melakukan komunikasi politik dengan partai-partai lain. Hal itu sekaligus membuka peluang PKS kerja sama dengan Gerindra mengusung pasangan calon sendiri.

Bagaimana dengan Golkar? Kata anggota komisi D ini, peluang untuk berkoalisi dengan Gerindra dan Golkar sangat besar. Mengingat ketiga partai ini, hingga sekarang belum memliki teman koalisi. Sementara jika sendiri-sendiri, ketiganya tak mampu mengusung pasangan calon.

Jika ketiga partai ini berkoalisi, maka akan jadi kekuatan besar baru dalam pertarungan perebutan kursi wali kota dan wakil wali kota nanti. Sebab, PKS dengan soliditas partainya, kini memiliki enam kursi di DPRD Kota Semarang.

Sementara Gerindra baru memiliki empat kursi dan Golkar lima kursi. Jika dijumlahkan, maka akan terhitung kursi sebanyak 15 kursi. Jumlah ini hampir sama dengan kursi yang dimiliki Partai Demokrat.

Rakercabsus PDIP Diundur

Sementara itu, rapat kerja cabang khusus (rakercabsus) DPC PDIP Kota Semarang dengan agenda pembahasan dan pengenalan kandidat-kandidat bakal calon wali kota dan wakil wali kota terpaksa diundur dari rencana semula pada 6 Desember menjadi 20 Desember 2009.

Menurut Plh Sekretaris DPC PDIP Supriyadi pengunduran jadwal rakercabsus berdasarkan permintaan DPD dan DPP PDIP.

"Sebab pada tanggal tersebut berbarengan dengan rakerda di tempat yang sama. Dalam rakerda nanti, rencananya Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri akan hadir, sekaligus ada acara syukuran partai menempati kantor baru di Panti Marhaenis." (dib/isk)



Comments :

0 komentar to “PKS Juga Dekati Gerindra”

Posting Komentar


Jadwal Sholat

 

Copyright © 2009 by DPC PKS Gajahmungkur Rindu Semarang Berubah Powered By Blogger Design by PKSGM-Team