22 Tahun Hamas: Tetap Pantang Serahkan Palestina pada Israel
Ulang Tahun ke-22 Hamas di Kota Gaza dihadiri ratusan ribu orang Palestina. Brigade Hijau ini tetap istiqomah berjuang merebut tanah Palestina
Hidayatullah.com—Puluhan ribu orang Palestina turun ke jalan-jalan di Jalur Gaza untuk memperingati pendirian kelompok Islam, Hamas yang ke-22, Selasa (15/12) kemarin.
Para pendukung Hamas memenuhi jalan-jalan sambil mengibarkan spanduk dan potret bapak pendiri Hamas, Syeikh Ahmed Yassin, yang syahid dalam serangan rudal Israel pada 2004 lalu.
Perayaan ini dilangsungkan hampir setahun setelah konflik berdarah selama tiga pekan antara Israel dan Hamas. Dalam perayaan ke-22, pemimpin Hamas menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mengakui negara Israel dan Hamas tidak akan berhenti memerangi negara Zionis ini. Hamas juga tidak akan berkompromi terhadap Israel.
"Kami tidak akan pernah menyerahkan Palestina dari sungai menuju laut," ujar Haniya mengacu pada garis batas sebelum tahun 1948 yang ditetapkan Mandat Inggris pada Palestina sebelum Israel berdiri.
Channel 10 Israel menyiarkan laporan khusus tentang festival perayaan Hamas dengan menunjukkan besarnya kerumunan orang yang hadir dan menyoroti pernyataan Perdana Menteri Palestina Ismail Haniya.
Dalam pernyataannya, Haniya mengatakan Tepi Barat akan menjadi bagian dari Jalur Gaza dan tengah menuju pembebasan.
Para analis memandang, pernyataan Haniya itu harus dianggap serius sebagai ancaman bagi Israel, dan Haniya akan bekerja untuk membebaskan semua wilayah yang diduduki Israel pada 1948 dan 1967.
"Partisipasi lebih dari 400 ribu warga Palestina di festival perayaan Hamas itu adalah bukti terbaik pada kekuatan gerakan itu, yang kita belum pernah melihatnya seperti itu di semua negara Arab dan dunia Islam," ujar Ihzkili Zvi, analis dan wartawan untuk urusan Arab di Chanel 10 Israel, sebagaimana dikutip laman paltimes, Selasa (15/12).
Sementara masyarakat menyambut ulang tahun kelompok perjuangan ini, pemerintah boneka Palestina dukungan Israel di bawah Presiden Mahmoud Abbas justru menggelar berbagai penangkapan di mana-mana.
Aparat Abbas menangkap lebih dari 150 orang pejuang gerakan perlawanan rakyat Palestina tersebut, disela-sela operasi penggeledahan rumah, dan penginterogasian yang dilancarkan secara luas di Tepi Barat. Bahkan kemarin, Senin 14 Desember, mereka melakukan interogasi terhadap hampir 1000 orang warga Palestina yang merupakan pendukung dan aktivis Gerakan Hamas di wilayah yang dijajah Zionis Israel itu.
Sebagaimana diketahui, Hamas telah menguasai Gaza dari saingannya, faksi Fatah sejak Juni 2007. Belakangan ini Hamas terlibat negosiasi yang dimediasi Mesir dengan Israel tentang nasib tentara Israel Gilad Shalit yang disandera di Gaza sejak Juni 2006.
Sejak Hamas merebut kekuasaan, penduduk di Jalur Gaza menderita karena kebijakan blokade yang diterapkan Israel dan Mesir dan hanya bantuan kemanusiaan saja yang diperbolehkan. Penduduk Palestina tidak dapat membangun kembali banyak bangunan yang rusak akibat konflik dengan Israel pada 2008.
Akses terbatas atas persediaan air minum dan masalah serius lainnya yang berkaitan dengan infrastruktur semakin membuat rakyat Gaza menderita. Namun Jalur Gaza kemarin dipenuhi warna hijau, warna yang berkaitan dengan Hamas. Perayaan tahun lalu juga diikuti puluhan ribu massa yang memenuhi jalan-jalan. Hanya beberapa pekan kemudian, Israel melancarkan gempuran udara, darat dengan dalih untuk menghentikan serangan roket yang ditembakkan dari Gaza.
Pada November tahun ini, Hamas berjanji akan menghentikan penembakan roket kecuali Israel lebih dulu menyerang. Namun kelompok lain tetap melancarkan serangan sporadis atas Israel.
Hampir setahun setelah konflik dengan Israel, Gaza masih berjuang untuk memulihkan diri. Gempuran militer Israel menghancurkan ribuan rumah, ratusan pabrik dan 80 bangunan pemerintah.
Sumber HAM dan Palestina menyebutkan lebih dari 1.400 orang tewas dalam kekerasan antara 27 Desember 2008 dan 16 Januari 2009, lebih dari separuhnya adalah warga sipil. [bbc/ptm/sa/cha
Rabu, 16 Desember 2009
Browse » Home »
Internasional
» Ulang Tahun ke-22 Hamas di Kota Gaza
Ulang Tahun ke-22 Hamas di Kota Gaza
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Foto PKS Gajahmungkur di Palestine's Dialogue Forum

Comments :
0 komentar to “Ulang Tahun ke-22 Hamas di Kota Gaza”
Posting Komentar