Wawasan digital - SEMARANG - Pelaksanaan pilwakot yang kurang lima hari lagi terganggu dengan munculnya isu tidak netralnya PNS di lingkungan Pemkot Semarang yang mendukung salah satu calon tertentu. Hal itu disampaikan Ketua Fraksi PDIP DPRD Kota Semarang, Bambang Sutrisno, di ruang kerjanya, Senin 12/4) kemarin.
Dijelaskan Bambang, dugaan tidak netralnya PNS itu diketahui dari manuver Walikota Semarang Sukawi Sutarip mengumpulkan PNS di rumah pribadinya di Jalan Durian, Jumat (6/4) lalu, sekitar pukul 10.00.
Dalam kesempatan itu, walikota memanggil seluruh SKPD dan camat. Sukawi "menitipkan " pesan agar dalam pilwakot mendatang, seluruh PNS di Semarang dimintai tolong agar mendukung pasangan Mahfudz-Anis (Manis). Bukan itu saja, pukul 14.00, Sukawi juga mengundang Forum RT/RW untuk keperluan yang sama.
Perkeruh suasana
Ditambahkannya, "perintah" itu langsung ditindaklanjuti dengan tindakan para camat yang langsung mengumpulkan lurah di wilayahnya. Tentu saja untuk meneruskan pesan mendukung salah satu calon tersebut dalam pilwakot nanti.
Dijelaskannya, seharusnya dalam konteks pilwakot seperti ini, Walikota Semarang bersikap netral dan tidak memihak. Terlebihlebih dengan melibatkan PNS dalam permasalahan ini tentu akan memperkeruh suasana.
"Harus diingat bahwa seluruh pasangan calon dan tim sukses, KPU dan juga pemkot sudah sepakat akan membuat pilwakot ini damai, bersih dan berwibawa. Jika pemimpinnya seperti itu, bagaimana mungkin pelaksanaan ini bisa seperti yang diharapkan, " tegasnya.
Wakil Ketua Fraksi Golkar, Wisnu Pudjonggo menambahkan, dirinya mengetahui sejak lama informasi serupa. "Dari informasi yang saya dengar, memang Walikota Sukawi Sutarip sudah berkunjung ke kelurahan-kelurahan. Niatnya memang untuk pamitan karena masa jabatannya hampir habis. Namun sayangnya, Pak Kawi juga berpesan agar nantinya pasangan Manis dibantu dalam pilwakot ini," tuturnya.
Walikota Sukawi Sutarip saat akan dikonfirmasi melalui handphone-nya menunjukkan nada tidak aktif. Begitu pula dengan Plt Sekda M Zaenuri, meski handphone menunjukkan ada dering aktif namun tidak diangkat. hid-Ct
Comments :
0 komentar to “Walikota Semarang dituding tak netral”
Posting Komentar