
JAKARTA (SuaraMedia News) - Mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Tifatul Sembiring menilai kasus politisi PKS M Misbakhun manusiawi. Terjadinya kasus ini merupakan ujian Partai yang harus dihadapi.
"Ini semua manusiawsi, (PKS) bukan organisasi malaikat," kata Menteri Komunikasi dan Informatika itu di Kemayoran, Jakarta, Kamis 15 April 2010.
Menurutnya status Misbakhun baru tersangka. Sementara yang tertuduh dan disidangkan berkali-kali biasa saja. Ketika ditanya Misbakhun merupakan anggota DPR yang pertama menjadi tersangka, dia mengatakan, "kan ini bukan malaikat."
Masalah itu, lanjut dia, terjadi di sepanjang zaman. Yang penting jika terdapat kesalahan ada yang mengkoreksi. Namun PKS tak akan melakukan evaluasi besar-besaran terhadap kasus ini. "Nggak besar-besaranlah, satu orang ini," ujarnya.
Namun Tifatul menilai proses yang terjadi pada Misbakhun lebih ke masalah hukum, bukan politis. PKS menyerahkan kasus ini pada masalah hukum.
Partai akan mengambil langkah tegas jika terbukti Misbakhun bersalah. "Karena kami punya mekanisme, kan bisa terjadi kesalahan di kadernya. Bisa terjadi kesalahan dari 1,55 juta kader, tapi kita kan punya mekanisme reward and punishment," ujarnya.
Menurutnya hal ini tak mencoreng PKS sebagai partai bersih. Menurutya partai bersih adalah berupaya bersih. "Kan tidak ada ayatnya Allah mencintai orang yang bersih tapi yang ada adalah Allah mencintai orang yang membersihkan diri," ujarnya.
Misbakhun menjadi tersangka atas dugaan pemalsuan dokumen pendukung letter of credit (L/C) PT Selalang Prima International. Dirut PT SPI Franky Ongko bahkan sudah ditahan Mabes Polri.
Namun Ditetapkannya politisi PKS, Misbakhun, sebagai tersangka kasus L/C fiktif, tidak serta merta membuat citra PKS sebagai partai yang bersih dari persoalan, tercoreng. Namun persoalan ini merupakan ujian bagi partai yang memiliki slogan bersih, peduli, dan profesional.
"Bersih itu kan berupaya bersih, kan tidak ada ayatnya Allah mencintai orang yang bersih tapi yang ada adalah, Allah mencintai orang yang membersihkan diri," kata politisi senior PKS di acara Asia Pacific Ministerial Conference on Public Private Partnerships for Infrastructure Development 2010 di PRJ Kemayoran.
"Berbuat salah itu wajar saja tetapi yang penting kalau salah dikoreksi. Jangan salah kemudian bangga, salah nggak mau dikoreksi. Kita kan mengoreksi," tuturnya lagi.
Selanjutnya, diakui Tifatul, PKS akan melakukan evaluasi. Evaluasi tersebut mencakup evaluasi terhadap Misbakhun, dan sistem seleksi keanggotaan yang dimilliki PKS.
Mengenai adanya pembelaan terhadap Misbakhun dari orang partai, dibantah Tifatul. Menurutnya tidak ada pembelaan yang dilakukan partai, apalagi dari Presiden PKS Luthfie Hasan Ishaq. "Beliau menyerahkan pada masalah hukum," ucapnya. (ar/vs/ok) www.suaramedia.com
Comments :
0 komentar to “"PKS Bukanlah Organisasi Malaikat"”
Posting Komentar