Simple Template For Entertainment News


Tempat Informasi Kegiatan Kader DPC PKS Gajahmungkur


GALLERY


Jumat, 04 Desember 2009

Waktu Sempit, Fokus Pemeliharaan Jalan

Berita Semarang


BALAI KOTA - Dana pemeliharan jalan yang diajukan Dinas Bina Marga Kota Semarang sebesar Rp 1,5 miliar pada APBD Per­ubah­an segera ditindaklanjuti. Alo­kasi dana yang sudah termuat dalam raperda APBD Perubahan dan ditetapkan dalam rapat pa­ripurna DPRD Kota Semarang, Kamis (2/12), diperkirakan bisa cair pertengahan Desember.

Kepala Dinas Bina Marga Kota Semarang Nugroho Joko Purwanto mengatakan, waktu yang mepet tidak memungkinan pekerjaan fisik terhadap jalan rusak. Karena itu, pendanaan APBD yang hanya berjangka waktu dua pekan itu hanya menggarap penambalan jalan rusak.

’’Karena waktu pendek, maka yang bisa dilakukan terkait pemeliharaan jalan hanya penambalan berupa pengurukan dan pengaspalan,’’ katanya, Jumat (3/12).

Untuk Jalan MT Haryono, khu­susnya di titik Sayangan, Nugroho menjelaskan, kerusakan jalan tersebut belum bisa diatasi dengan betonisasi. Upaya betonisasi dila­kukan bertahap pada tahun 2010. Untuk mengatasi genangan banjir sementara maka jalan yang belum dibeton akan diuruk tanah.
’’Pengurukan dilakukan setinggi jalan beton atau paving yang sudah ada di sebelahnya,’’ tambahnya.

Sementara itu Jalan Pawiyatan Luhur yang tahun ini sudah pernah di­perbaiki, kini ambles lagi. Nu­groho mengatakan, untuk titik ja­lan itu kemungkinan dianggarkan pada APBD Murni 2010.

’’Amblesan Jalan Pawiyatan Luhur sudah terjadi berulang-ulang. Perbaikan dengan menggunakan dana pemeliharaan 2009, kemungkinan tidak bisa. Karena itu, akan dimasukkan dalam anggaran tahun depan,’’ katanya.

Kepala Dinas PSDA dan ESDM Kota Semarang Fauzi mengatakan, untuk drainase kawasan Sayangan sudah diatasi sistem drainase Polder Tawang dan Kali Baru.

’’Perbaikan pompa di Polder Tawang dan tanggul-tanggul di Ka­li Baru sudah kami lakukan. Di­harapkan itu bisa mengatasi dam­pak rob di Jalan Sayangan dengan catatan ketinggian rob tidak melebihi tanggul,’’ katanya.

Sedangkan Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Semarang Agung Budi Margono berpendapat , untuk jalan yang berada di daerah rawan banjir hendaknya dilakukan betonisasi. Perbaikan jalan dengan pengaspalan hanya akan membuang uang sia-sia, karena cepat rusak. ’’Meski biaya pembangunan de­ngan beton lebih mahal, hal itu meng­hemat pemeliharaan,’’ paparnya. (H22,H54-37)

Comments :

0 komentar to “Waktu Sempit, Fokus Pemeliharaan Jalan”

Posting Komentar


Jadwal Sholat

 

Copyright © 2009 by DPC PKS Gajahmungkur Rindu Semarang Berubah Powered By Blogger Design by PKSGM-Team