JAKARTA--MI: Kenaikan harga eceran tertinggi (HET) pupuk dipastikan mulai April 2010 menyusul dipangkasnya anggaran subsidi pupuk dari Rp17,5 triliun menjadi Rp11,3 triliun.
Sementara per 1 Januari 2010, harga pembelian pemerintah (HPP) gabah kering panen (GKP) terlebih dulu dinaikkan. Hal tersebut dikemukakan Menteri Pertanian (Mentan) Suswono saat bertemu muka dengan sejumlah pimpinan media massa, di Jakarta, Senin (7/12). "Kami bersepakat dengan DPR untuk tidak menaikan HET pupuk sampai Maret 2010. Tapi HPP akan kami naikkan 10% untuk GKP," ujarnya.
Suswono menyatakan, kenaikan HET pupuk ditetapkan maksimal 50% per April 2010. Dengan kebijakan ini, petani diharapkan dapat menerima tambahan pendapatan sekitar Rp1 juta per hektare. "Itu sudah di luar pengeluaran untuk pupuk. Karena struktur biaya untuk pupuk ini kan 7%-10%, sangat kecil," tukasnya.
Selama Oktober 2009 hingga Maret 2010, HET pupuk bersubsidi tidak dinaikkan. Untuk urea tetap Rp1.200 per kg dan NPK Rp2.854 per kg. Kendati demikian adanya kenaikan HET di April juga menimbulkan potensi defisit anggaran sekitar Rp6 triliun.
Dalam sidang kabinet pekan lalu, Mentan menuturkan, pihaknya telah meminta agar kekurangan itu bisa ditutupi. "Bu Menteri Keuangan pada prinsipnya akan mengupayakan. Dan kalau seandainya disetujui, maka akan masuk dalam APBN Perubahan 2010," papar Suswono. (Zhi/OL-04)
Senin, 07 Desember 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Foto PKS Gajahmungkur di Palestine's Dialogue Forum
Comments :
0 komentar to “HPP Gabah, HET Pupuk Naik Tahun Depan”
Posting Komentar