Netanyahu: Hizbullah Adalah Militer Libanon Sesungguhnya
BEIRUT (SuaraMedia News) – Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada hari Senin memperingatkan pemerintah Libanon bahwa mereka akan dituntut bertanggung jawab atas serangan apa pun dari Hizbullah setelah mengijinkan kelompok perlawanan itu memperoleh kembali persenjataannya. Netanyahu juga melontarkan kritik pedas terhadap Resolusi 1701 Dewan Keamanan PBB, mengklaimnya telah "kolaps" dan tidak berperan dalam mencegah Hizbullah mengumpulkan roket dalam jumlah banyak.
"Hizbullah hari ini adalah pasukan Libanon yang sesungguhnya dan telah menggantikan mereka sebagai kekuatan dominan dengan mempersenjatai dan mengorganisir dirinya sebagai sebuah militer yang utuh," ujar Netanyahu kepada komite urusan luar negeri dan pertahanan di dalam parlemen.
Pemerintah Libanon dan Hizbullah menjadi saling terikat dan mereka akan memegang tanggung jawab atas serangan apa pun terhadap Israel,” ujar seorang pejabat senior setelah menghadiri pertemuan dengan Netanyahu.
Pernyataan kabinet Libanon mendapat kepercayaan minggu ini dan ayat enam – mengenai hak Hizbullah untuk memiliki persenjataan – adalah salah satu isu paling kontrversial.
Perdebatan yang berlangsung seputar persenjataan Hizbullah akan dibahas dalam beberapa seksi Dialog Nasional.
Komentar Netanyahu adalah yang terbaru dari serangkaian ancaman dari Tel Aviv untuk memperingatkan pemerintah Libanon bahwa mereka tidak mentolerir integrasi Hizbullah ke dalam arena politik Beirut.
Israel mengklaim bahwa Hizbullah telah mempererat cengkeramannya pada isu keamanan di wilayah selatan sejak 206 dan menjaga kelompoknya terus meningkatkan cadangan senjata yang dimiliki, menerima senjata dari poros perbatasan Libanon dengan Syria.
Veteran Jenderal Angkatan Darat Elian Hanna mengatakan pemilihan waktu bagi Netanyahu untuk mengeluarkan komentar itu didesain untuk menyelidiki Kabinet Libanon ketika pernyataan kebijakannya berada dalam tinjauan.
“Netanyahu berusaha melewati Hizbullah dan memberikan tekanan pada pemerintah,” ujarnya.
Hanna juga memperdebatkan klaim Netanyahu bahwa kelompok perlawanan itu mewakili kekuatan militer terbaik di Libanon.
“Dari sudut pandang teknis, militer Libanon dikirim dalam bentuk Hizbullah di selatan,”ujarnya. “Namun Hizbullah bukan militer terbaik di Libanon.”
Namun, Hizbullah tetap kontingen bersenjata paling efektif untuk menangkis serangan Israel, tambahnya.
“Cara Hizbullah berjuang melawan Israel adalah cara yang paling baik untuk melawan mereka,” ujarnya. “Militer Libanon belum pernah memiliki pengalaman bertempur selama 34 hari melawan militer terbaik di Timur Tengah.”
Netanyahu juga mengkritik diteruskannya mandat Resolusi 1701, mengklaim resolusi itu hanya memiliki sedikit atau tidak memiliki sama sekali pengaruh terhadap kemampuan Hizbullah untuk meluncurkan aksi militer.
Resolusi 1701 – yang disusun untuk mengakhiri serangan Israel terhadap Libanon pada bulan Juli-Agustus 2006 dan diperpanjang hingga Agustus 2010 – melarang kehadiran senjata di dalam Libanon di luar kontrol negara.
“Resolusi 1701, sebagai sebuah perjanjian internasional yang bertujuan untuk mencegah Hizbullah mempersenjatai dirinya kembali, telah benar-benar gagal. Jumlah roket yang dimiliki Hizbullah hari ini jauh lebih banyak daripada sebelum perang tahun 2006,” ujar Netanyahu.
Andrea Tenenti, wakil juru bicara Pasukan Interim PBB di Libanon (United Nations Interim Force in Libanon - UNIFIL), mengatakan pada The Daily Star bahwa ia belum menerima rekaman resmi komentar Netanyahu.
UNIFIL tidak mengomentari laporan media dan Tenenti mengatakan bahwa semua pihak mendukung Resolusi 1701.
“Kami belum menghasilkan keputusan resmi apa pun, karena itu komitmen Israel terhadap Resolusi 1701 masih seperti sebelumnya,” ujarnya. “Kami memiliki komitmen penuh dari semua pihak untuk implementasi penuh Resolusi.”
Pada hari Senin juga, Koordinator Khusus PBB untuk Libanon Michel Williams bertemu dengan Hariri di Grand Serail, Beirut. Keduanya membahas implementasi Resolusi 1701 dan situasi saat ini di Libanon selatan. (rin/ds)
Comments :
0 komentar to “Hizbullah adalah Militer Libanon Sesungguhnya”
Posting Komentar