Simple Template For Entertainment News


Tempat Informasi Kegiatan Kader DPC PKS Gajahmungkur


GALLERY


Senin, 11 Januari 2010

TOTALITAS = FIKIRAN + TINDAKAN + LISAN

Oleh : Yant Subiyanto, ST, CM-NLP

Ada seorang pemain basket, sedang berada di lapangan, untuk bersiap bermain. Sebuah pertandingan yang cukup bergengsi. Pemain tersebut berdiri dengan santai, memandangi seluruh persiapan lapangan, area dimana dia akan bertanding. Sesekali tangannya bersedakep rapat dan menggelengkan kepala dan melepas nafas dengan hentakan atau lebih tepat dengan helaan pendek.

Salah satu wartawan mendekati dan menyampaikan permisi atas keinginan untuk mewawancara. Selang beberapa detik wartawan tersebut sudah mengajukan pertanyaan.

“Anda tampak tidak bersemangat menyambut permainan pagi ini?”, pertanyaan wartawan tersebut mengawali pembicaraan.

“Ah, saya sangat bersemangat kok. Bahkan yakin sekali team saya akan menjadi juara”, sambutnya sambil menyapukan punggung tangannya ke hidung.

“Usaha keras seberapa yang sudah disiapkan tim dan Anda pribadi?”, pertanyaan berikutnya.

“Ya… apa ya… kalau yang paling keras. Mungkin berlatih rutin, menjaga stamina, cek dokter, memilih makanan yang sehat dan… apa lagi ya?”, keterangan yang belum dilanjutkan. Dengan nada datar pemain tersebut menjawab pertanyaan sang wartawan.

Okey, rekan sekalian. Apabila Anda sebagai wartawan yang melakukan wawancara tadi, apakah ada sesuatu yang dirasakan tidak sesuai antara yang disampaikan atlit basket tadi dengan ‘penampakan’ atau fisiologisnya? Bahkan dari bahasa jawaban yang disampaikan. Meskipun yang disampaikan, bahwa keadaan dirinya saat itu yang sedang sangat semangat. Bahkan tidak muncul nada semangat dan kepercayaan dirinya. Tidak ada ‘greget’ saat memandangi lapangan, area yang akan digunakan berlaga.

Benar sekali, Anda menjadi sangat ragu dengan apa yang disampaikan. Dan ini banyak kita temui. Siapa saja disekitar kita. Baik itu rekan satu tim, staf kita, teman, keluarga, atasan, dll. Mengapa menjadi ragu? Karena ada ketidak sesuaian antara Lisan dengan Tindakan. Bagaimana pula dengan yang ada di fikirannya saat itu. Bisa saja malah jauh berfikir tentang sebuah keraguan dan berfikir keras menutupi rasa kawatir dan ragunya. Artinya TIDAK TOTALITAS.

Totalitas, adalah sebuah rentetan fokus dalam hal tertentu dari pemberdayaan, Lisan, Tindakan dan Fikiran. Jika totalitas ini dilakukan, maka akan muncul bahasa yang sama antara ketiganya. Bersatunya dan secara bersama-sama itu membuat sebuah keserasian. Sehingga siapapun bisa melihat kondisi seseorang dengan melakukan pengamatan terhadap 3 hal tersebut. Bagaimana mungkin seseorang sedang bersemangat, jika duduk lunglai, pandangan kebawah dalam, wajahnya tanpa sinar cerah, walau mengatakan sedang sangat bersemangat. Bahkan meyakinkan dengan menekankan bahwa dia sedang bersemangat. Saya yakin Anda juga tidak akan percaya.

Dalam hal apapun dari seluruh kegiatan kita, totalitas sangat diperlukan. Karena dengan bersatunya 3 hal tersebut, kita bisa memberdayakan inside dan outside power dalam mencapai sebuah keberhasilan. Misalnya saat seseorang mengikuti perlombaan lari cepat. Ada sebuah visualisasi dalam fikirannya, bagaimana saat menyenangkan menabrak pita finish. Terasa sekali saat dada atau salah satu lengan atau perut beradu dengan pita yang terbawa dalam melesatnya lari setelah mencapai finish. Sebelum bertanding, selalu mengatakan kepada dirinya sendiri dan orang lain, bahwa dia akan mencapai sebuh juara. Kata-katanya (lisan) selalu mengatakan kalau dia akan juara. Tindakannya selaras, penuh energi, jalan dengan penuh percaya diri dan siap menjadi juara, melakukan latihan dengan keras.

Dengan keselarasan 3 komponen tersebut maka dia memperoleh suatu energi yang besar dari keyakinan diri yang akan menjadi juara, maupun orang lain yang melihat, sangat percaya bahwa dia benar-benar akan juara.

Kadang yang terjadi, kita menyampaikan ke orang lain, dengan sesuatu yang tidak sesuai dengan fisiologis, tindakan atau gesturenya. Sehingga orang menjadi sangat sangsi dengan pernyataan yang disampaikannya. Kalau orang lain sudah tidak yakin, maka akan mengirimkan sinyal energi yang negatif. Seperti halnya dalam wawancara atlit basket diatas, pertanyaan yang pertama disampaikan oleh wartawan, dengan mengatakan ‘tidak semangat’, akan membunuh potensi internal atlit tersebut. Okey, salah satu resep sukses adalah integrasi diri dengan TOTALITAS.

Comments :

0 komentar to “TOTALITAS = FIKIRAN + TINDAKAN + LISAN”

Posting Komentar


Jadwal Sholat

 

Copyright © 2009 by DPC PKS Gajahmungkur Rindu Semarang Berubah Powered By Blogger Design by PKSGM-Team