Simple Template For Entertainment News


Tempat Informasi Kegiatan Kader DPC PKS Gajahmungkur


GALLERY


Sabtu, 16 Januari 2010

Haniya: Konflik Turki – Israel Menguntungkan Dunia Arab

DAMASKUS (SuaraMedia News) – Ismail Haniya, pemimpin gerakan Hamas yang diasingkan, mengatakan bahwa dunia Arab diuntungkan dengan ketegangan yang terjadi dan merusak hubungan antara Turki dengan Israel.

Haniya mengatakan, “Sudah terlihat jelas bahwa aliansi antara Turki dan Israel telah mulai pecah, Palestina dan negara-negara Arab harus mengambil keuntungan dari situasi ini.”

Dia mengatakan bahwa Palestina harus bekerja keras untuk menciptakan keseimbangan kekuatan di Timur Tengah, diantaranya dengan menciptakan kesepakatan regional yang menyertakan Turki.

Dalam sebuah pernyataan, Haniya mengatakan: ”Bukannya kami menghimbau negara-negara Arab untuk melancarkan perang terhadap Zionis, akan tetapi, kita harus menciptakan keseimbangan baru di kawasan Timur Tengah, berdasarkan pada poros Mesir, Arab Saudi, Syria, Turki, dan juga Iran.”

Deputi Menteri Luar Negeri Israel, Danny Ayalon telah memperlihatkan sikap yang kasar terhadap duta besar Turki. Ayalon menolak berjabatan tangan dan mendudukkan sang duta besar di kursi yang lebih rendah. Ayalon juga membuat sang perwakilan Turki menunggu lama di koridor ruangan kantornya.

Hal tersebut memantik kemarahan pemerintah Turki dan membuat Turki mengeluarkan ancaman kepada Israel, bahwa Turki akan menarik keluar duta besarnya dari Tel Aviv jika tidak ada permintaan maaf secara resmi maupun tertulis. Turki juga mengancam untuk melakukan tindakan yang lebih jauh.

Pemerintah Israel kemudian menyampaikan permintaan maaf kepada Turki, secara formal dan tertulis atas tindakan Danny Ayalon.

Pada hari Rabu (13/1), Israel menyampaikan permintaan maaf atas tindakan terhadap duta besar Turki. Alan tetapi, Israel tetap tidak merubah kritikannya terhadap tayangan drama televisi Turki yang menggambarkan Yahudi sebagai kaum penculik bayi.

”Perdana Menteri meyakini bahwa protes yang dilancarkan kementerian luar negeri terhadap duta besar Turki memang sudah menyampaikan inti kritikan Israel, namun hal itu seharusnya dilakukan dengan tata cara diplomatik yang dapat diterima,” kata kantor Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.

Kemarahan Israel meledak menyusul penayangan sebuah episode drama spionase Turki yang berjudul Valley of the Wolves. Pihak kementerian luar negeri Israel mengatakan bahwa program tersebut telah mengambarkan Israel dan kaum Yahudi sebagai penculik bayi dan penjahat perang.

Dalam episode tersebut, seorang agen rahasia Turki menyelamatkan seorang bocah laki-laki Turki yang diculik oleh Mossad yang menyatakan bahwa tuduhan kejahatan perang merupakan hal yang munafik.

Hal tersebut semakin memperparah ketegangan antara kedua negara, yang meningkat sejak Israel melakukan agresi brutal di Jalur Gaza satu tahun yang lalu. Turki secara terang-terangan mengkritik agresi tersebut.

Haniya menambahkan bahwa Palestina harus menyadari bahwa negosiasi yang dilakukan dengan Israel telah mengalami kegagalan.

Dia mengatakan bahwa upaya untuk melanjutkan kesepakatan damai hanyalah sebuah kepalsuan, ia menekankan bahwa upaya-upaya negosiasi perdamaian tersebut tidak akan membuahkan hasil nyata, mengingat tindakan dan sifat dasar Zionis.

Haniya mengutip pernyataan Benjamin Netanyahu yang pernah mengatakan bahwa Yerusalem merupakan, ”ibukota abadi” dari Israel dan tidak akan dikembalikan kepada Palestina, sebagai pemilik asli tanah yang dijajah Israel. (dn/im/sm)

Comments :

0 komentar to “Haniya: Konflik Turki – Israel Menguntungkan Dunia Arab”

Posting Komentar


Jadwal Sholat

 

Copyright © 2009 by DPC PKS Gajahmungkur Rindu Semarang Berubah Powered By Blogger Design by PKSGM-Team