By Republika Newsroom
JAKARTA--Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sangat menyayangkan sikap dan jawaban yang diberikan para mantan pejabat Bank Indonesia (BI) yang menjadi saksi di hadapan Panitia Khusus Hak Angket Bank Century. ”Terutama jawaban Anwar Nasution (mantan deputi gubernur BI) dan Miranda Goeltom (mantan deputi gubernur senior Bank Indonesia). Mereka hilang ingatan semua,” ujar anggota FPKS, Muhammad Misbakhun, di Jakarta, Rabu (23/12).
Misbakhun menggarisbawahi penyakit lupa ingatan yang diperagakan Anwar Nasution dan Miranda Goeltom terkait masalah substansial yang ditanyakan pansus. ”Tapi kalau jumlah uangnya hafal semua. Jadi selama ini di BI 12 tahun itu ngapain aja kerjanya,” gerutu Misbakhun.
Karena itu, Misbakhun berharap, pansus bisa mengkonfrontasi kembali jawaban-jawaban yang diberikan para saksi dari BI. ”Agar tidak simpang siur.”
Dikatakan, FPKS sangat mendukung kinerja Pansus Hak Angket Bank Century secara keseluruhan. Namun tentu dengan catatan jika kinerja pansus tidak terkontaminasi dengan godaan materi yang sangat potensial menghinggapi setiap anggota pansus.
Untuk membuktikan jika pansus bukan sekadar panggung permainan politik, Misbakhun menyarankan agar pansus berani mengambil langkah-langkah terobosan. Caranya, pansus harus memanggil semua saksi dan dikumpulkan bersama-sama untuk dikonfrontasi. ”Tanya mereka seara terbuka, biarkan rakyat menilai mereka itu selama ini seperti apa dalam menjalankan roda ekonomi negara,” tandas Misbakhun. EH Ismail/kpo
Kamis, 24 Desember 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Foto PKS Gajahmungkur di Palestine's Dialogue Forum
Comments :
0 komentar to “PKS: Anwar-Miranda Hilang Ingatan”
Posting Komentar