SEMARANG-Terancamnya APBD Perubahan 2009 akibat polemik Sekretaris Daerah (Sekda) membuat DPRD Kota Semarang langsung bergerak. Di tengah pembahasan APBD, dewan akan berkumpul untuk kemudian sowan kepada Gubernur Bibit Waluyo.
Ketua DPRD Kota Semarang Rudi Nurrahmat mengatakan, kembali memanasnya polemik pergantian Sekda Kota Semarang menjadi perhatian tersendiri bagi dewan. Mengingat polemik sudah mengarah pada ancaman tidak akan disetujuinya APBD Perubahan 2009.
"Jika memang arahnya sudah ke APBD Perubahan, kita akan sowan kesana (gubernur, Red). Namun bersama pimpinan dewan lainnya kita akan bicarakan dulu," ujarnya kepada Radar Semarang Selasa (1/12).
Pihaknya juga mengagendakan untuk memanggil pihak terkait dari Pemkot Semarang yang terlibat langsung dalam polemik pergantian Sekda. Tidak hanya Plt Sekda Harini Krisniati dan Wakil Wali Kota Semarang Mahfudz Ali, tapi juga Wali Kota Semarang Sukawi Sutarip.
Menurutnya, penunjukan Plt Sekda Harini Krisniati yang dianggap tidak sah oleh Gubernur Bibit Waluyo harusnya tetap diperhatikan. "Semua itu terkait Mas, tidak bisa jalan sendiri-sendiri. sehingga semestinya sini (pemkot) tetap menjalin komunikasi dengan gubernur," tukasnya.
Rudi menegaskan, polemik pergantian Sekda merupakan persoalan lama yang saat ini muncul lagi. Hal ini terjadi, menurut Rudi, dikarenakan tidak adanya koordinasi yang baik dari berbagai pihak dalam upaya menyelesaikan masalah pergantian Sekda.
"Dalam pandangan fraksi di paripurna kemarin kan juga adanya yang mempertanyakan masalah ini, dan sampai sekarang belum ada jawaban dari eksekutif," katanya.
Diakui, dampak dari polemik Sekda akan semakin menghambat penetapan APBD Perubahan 2009. Apalagi sebelumnya penetapan juga sudah terkendala dengan kisruh di internal dewan. Rudi juga menyadari bahwa waktu yang ada untuk menetapkan semakin mepet. Sehingga dirinya akan bergerak cepat untuk menyelesaikan berbagai persoalan agar penetapan APBD Perubahan 2009 segera dilaksanakan. Berbagai langkah yang akan dilakukan semata-mata agar jadwal penetapan APBD Perubahan 2009 tidak molor. "Makanya kita akan kejar itu (jadwal penetapan APBD Perubahan 2009)," tuturnya.
Anggota Komisi A DPRD Kota Semarang Imam Mardjuki mengatakan, APBD Perubahan 2009 merupakan untuk kepentingan masyarakat di Kota Semarang. Sehingga diharapkan gubernur mengedepankan kepentingan publik dalam mengambil kebijakan.
Ditambahkan, polemik pergantian Sekda yang kini mencuat lagi murni urusan administrasi. Kekhawatiran akan berdampaknya masalah Sekda dengan persetujuan APBD Perubahan 2009 oleh gubernur memang ada. "Namun kami berharap itu tidak terjadi," tambahnya.
Seperti diketahui setelah menyelesaikan kisruh internal, dewan terus bekerja untuk melakukan pembahasan APBD Perubahan 2009. Saat ini pembahasan sedang berlangsung di tingkat komisi. Dan dijadwalkan akan ditetapkan dalam rapat paripurna pada 3 Desember besok. (dib/aro)
Rabu, 02 Desember 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Foto PKS Gajahmungkur di Palestine's Dialogue Forum
Comments :
0 komentar to “APBD Terancam, Sowan Gubernur”
Posting Komentar