Simple Template For Entertainment News


Tempat Informasi Kegiatan Kader DPC PKS Gajahmungkur


GALLERY


Rabu, 18 November 2009

Rudi Diduga Halangi Pelantikan DPRD Kota Semarang

Rudi Diduga Halangi Pelantikan

Radar Semarang - Agenda pelantikan pimpinan DPRD Kota Semarang definitif pada Selasa (17/11) kemarin ditunda tanpa alasan jelas. Diduga hal itu terjadi karena ada campur tangan Ketua DPRD (sementara) Rudi Nurrahmat. Padahal, ketika itu, Ketua Pengadilan Negeri (PN) Semarang Agus Subtoro sudah bersiap menuju gedung dewan untuk memimpin sumpah pelantikan.

"Pak ketua itu sudah siap, tapi kemudian Pak Ketua DPRD sementara datang. Beliau mengatakan rapat paripurna pelantikan ditunda untuk waktu yang belum ditentukan karena masih ada hal yang harus dirapatkan," kata Amin Sembiring, Humas PN Semarang.

Amin tak mengetahui alasan penundaan selain yang disampaikan Rudi. Amin juga tidak mengetahui mengapa pemberitahuan penundaan itu disampaikan sendiri oleh Rudi secara mendadak. Amin Sembiring mengatakan, ketua PN berada di kantor sepanjang Selasa (17/11) kemarin.

Agus Subroto, lanjut Amin, sudah mengetahui perihal agenda sidang paripurna pelantikan pimwan kemarin. Lantaran jadwal itu, Agus yang sebelumnya memang berada di luar negeri, secepatnya pulang untuk menghadiri paripurna.

Yang ironis, Rudi sendiri tidak pernah terlihat memimpin agenda DPRD dalam sepekan kemarin hingga rapat pimpinan fraksi pada (Selasa, 17/11) kemarin. Rudi pun belum bisa dikonfirmasi sampai berita ini ditulis.

Penundaan pelantikan tak pelak membuat pimpinan dewan kebingungan. Sebab, awalnya, tebersit kabar bahwa penundaan karena ketua PN tak berada di tempat. Yang bersangkutan sedang berada di luar negeri untuk suatu urusan. Ternyata, setelah dicek, ketua PN berada di kantor.

Di sisi lain, pelantikan pimpinan dewan, ketua, dan tiga wakil ketua sangat penting dan mendesak. Sebab tanpa pimpinan dewan definitif, DPRD tidak bisa menetapkan pembahasan APBD perubahan 2009 dan sejumlah program kerja lainnya.

Ketua Fraksi PKS Imam Mardjuki juga bertanya-tanya mengapa sekretaris dewan (sekwan) tetap keukeuh menunda pelaksanaan pelantikan. Padahal sudah jelas-jelas pelantikan bisa dilakukan karena ketua PN berada di tempat. "Ini janggal. Kok ditunda, padahal ada orangnya. Yang tidak mau ada pelantikan itu siapa?" kata Imam.

Pertanyaan tersebut, menurut Imam, sempat telontar pada rapat pimpinan fraksi yang membahas penundaan pelantikan. Namun pertanyaan itu tidak bisa terjawab karena Sekwan Ngartiyono tidak berada di ruangan.

Rapat yang dipimpin Wakil Ketua DPRD (sementara) Sriyono akhirnya hanya bisa menjadwalkan paripurna dengan agenda pembahasan-pembahasan saja, sembari menunggu jadwal pelantkan.

"Karena belum pelantikan, kami hanya bisa membahas-bahas saja, misalnya membahas APBD perubahan. Tapi ya cuma itu, tidak bisa menetapkan APBD perubahan kalau tidak juga dilantik," katanya.

Rapat memutuskan jadwal rapat paripurna pembentukan Badan Musyawarah, Badan Anggaran dan Badan Legislasi pada Rabu (18/11) hari ini pukul 09.00. Juga besok Kamis (19/11), rapat koordinasi pimpinan dengan Koordinator Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) membahas APBD perubahan.

Pada minggu depan, sekaligus akan dilakukan pembahasan APBD perubahan 2009 oleh komisi-komisi pada Selasa-Kamis, 24-26 November. Kemudian APBD perubahan baru bisa dibahas oleh Badan Anggaran pada Senin-Selasa, 30 November hingga 1 Desember.

Selain itu, rapat pimpinan juga memutuskan untuk berkonsultasi pada Biro Otonomi Daerah dan Biro Hukum Pemerintah Provinsi. Dewan akan menanyakan apakah pelantikan bisa dipimpin selain ketua PN. Jadwal konsultasi ke provinsi dijadwalkan pada Senin pekan depan (23/11) oleh ketua-ketua fraksi dan ketua-ketua komisi. "Wakil ketua PN misalnya, karena DPRD provinsi kemarin kan begitu, hanya saja Ketua Pengadilan Tingginya memang belum dilantik."

Sementara itu, Sriyono ketika dihubungi mengatakan tidak tahu alasan dari sekwan menunda pelantikan pimwan definitif. "Tidak tahu saya, saya sih penginnya cepat karena sudah ditunggu masyarakat. Coba tanya sekwan saja," katanya.

Namun Ngartiyono ketika dihubungi malah melempar kembali ke Sriyono. Menurutnya, yang tahu persis adalah Sriyono karena dirinya tidak mengkuti rapat. "Saya kan tidak berada di tempat. Saya ikut rapat bersama Bu Sekda, jadi coba tanya saja ke Pak Sriyono," katanya. (dib/isk)

Comments :

0 komentar to “Rudi Diduga Halangi Pelantikan DPRD Kota Semarang”

Posting Komentar


Jadwal Sholat

 

Copyright © 2009 by DPC PKS Gajahmungkur Rindu Semarang Berubah Powered By Blogger Design by PKSGM-Team